Pohon, Daun dan Angin (3)
ANGIN

Orang-orang memanggilku ANGIN.
Aku menyukai dia yang aku panggil DAUN.
Aku tau DAUN telah melekatkan hati dan perasaannya pada sang POHON.
Untuk itu aku harus menjadi ANGIN yang kuat,
sehingga DAUN mau memeberikan perhatiannya padaku,
supaya DAUN bisa memberikan kepercayaan padaku,
bahwa aku akan menjaganya dan melindunginya sekuat tenagaku, dengan segenap perasaanku.
Selama lebih dari dua tahun ini aku selalu memperhatikan DAUN.
Dan sampai hari ini, sudah lebih dari 20x aku menyatakan cinta padanya.
Tapi dia tetap tidak bergeming.
Aku menyukai DAUN yang sederhana dan apa adanya, Read more
Pohon, Daun dan Angin (2)
DAUN
Yah, akulah DAUN, kenapa DAUN ?
karena DAUN membutuhkan keberanian yang besar untuk meninggalkan POHON.
Tiga tahun ini aku sudah mengenalnya, dan setiap hari perasaanku semakin dalam kuberikan untuk POHON . Hingga akhirnya aku sadar, aku telah memberikan hatiku untuknya.
Ketika dia mulai menunjukan perhatiannya pada yang lain, aku mempelajari sebuah rasa baru…..CEMBURU..
Pohon, Daun dan Angin (1)
POHONMengapa POHON?, karena aku punya akar yang kuat, karena aku mampu berdiri dengan kokoh dan tegar. Karena aku punya banyak daun.
Dan begitulah,aku sudah berpacaran sebanyak 5 kali. Namun sebenarnya kekasihku hanya satu.
Dialah tempat dimana kutitipkan lebih dari separuh hatiku, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakan padanya.
Dia sangat menyukai senja, entah kenapa aku sendiri tidak tau.
Pernah aku tanyakan alasannya, dia hanya berkata “
mungkin satu saat nanti kita bisa melihat senja bersama, dan aku akan memberitaukan padamu mengapa aku menyukai senja”
Dia tidaklah rupawan…….









